SAPI SAMA AYAM LAGI CURHAT
==================================================================================================
Ayam bilang: “Orang tuh jahat yaa… masa saya ambil beras yang udah
jatuh
aja gak boleh… gue diusirin.”
Sapi gak kalah senewennya, dia bilang: “Situ masih enak cuma diusir…
Saya mah, udah susu saya di pegang-pegang, diremas-remas,
ditarik-tarik,
diuyel-uyel… tapi saya nggak dikawin-kawinin…
GIMANA COBA RASANYA…..!?!”
=================================================================================================
Penderitaan Sang Sapi
Pada suatu hari si sapi betina pulang kerja memergoki suaminya sedang
diranjang dengan sapi lain.
Sapi betina: Mas…. teganya kamu…. capek-capek aku kerja… gini ya
balasannya!!!
Sapi jantan: Kamu pikir aku gak cemburu.. tiap hari susu kamu
diperas-peras
sama laki-laki lain.
HUKUMAN KARENA BUANG GAS
=================================================================================================
Si Soleh “buang gas” di dalam kelasnya. Gurunya jadi marah banget dan
menyuruh si Soleh keluar dari kelas. Si Soleh keluar kelas dengan
senyum
besar lalu tertawa terbahak-bahak di luar kelasnya.
Kebetulan kepala sekolahnya lewat, “Soleh, ngapain kamu di luar
disini?”
“Gini Pak, saya `buang gas` dalam kelas, dan Ibu Guru nyuruh saya
keluar,”
jawab Soleh.
“Trus kamu kok malah ketawa-ketawa?” tanya Kepala Sekolahnya lagi.
“Lah, gimana gak ketawa, Pak, saya yang `buang gas` eh temen-temen yang
dihukum dengan menghirup `gas beracun` di dalam kelas, trus saya malah
disuruh menghirup udara segar di luar
CERITA SEDIH
================================================================================================
Ada 3 orang profesional peserta sebuah seminar menginap di sebuah hotel
berbintang lima, sebut saja mereka A, B, dan C. Mereka bergabung di
kamar
Suite mewah di lantai 75 di mana ada 100 lantai.
Setelah mengikuti seminar yang melelahkan sampai malam, mereka pulang
kembali ke hotel mereka. Ternyata namanya apes, semua lift di hotel itu
macet total. Mereka sudah cukup lelah untuk menunggu, lalu mereka
sepakat
naik menggunakan tangga darurat menuju kamar.
Sambil berjalan menuju pintu tangga darurat, si A punya usul, supaya
kita
nggak bosan naik tangga sebegitu banyak, bagaimana kalo mulai lantai 1
sampai 25, A akan menyanyikan sebuah lagu, lalu B akan menceritakan
cerita
yang lucu-lucu mulai lantai 26 sampai 50, dan akhirnya C menceritakan
mengenai cerita sedih mulai lantai 51 sampai 75.
Lalu mereka setuju. OK-lah daripada nanti kita bosan
Si A mulai menyanyi dengan baik … lantai 25 sudah terlalui ….
Mulai B melucu … tidak terasa lantai 50 hampir selesai ….
Akhirnya sampai ke lantai 51 … mulailah C menceritakan cerita sedih
C bilang … saya mulai cerita sedih yang pertama …. yaitu …..
“SAYA LUPA MEMBAWA KUNCI KAMAR KITA YANG TERTINGGAL DI
MOBIL!!!!!!!!!!!!!!!!”